just a mininotes from a web designer and CMS addict

RESERVED

RESERVED

RESERVED

Aturan Penting Menulis File CSS

Artikel ini ditulis pada hari Jumat tanggal 11 Juni 2010, dalam Design, Tutorial

CSS (Cacading Style Sheet) merupakan bahasa pemrogramman text yang paling mudah dipahami dan di mengerti. Tapi terkadang orang suka seenaknya ketika mengedit CSS di situs atau blognya, lalu suatu saat akan kembali mengeditnya, kita sendiri suka lupa atau pusing dengan susunan baris pada file CSS-nya.

Terlebih lagi ketika di hadapkan dengan file CSS yang sangat kompleks, jika anda tidak melakukan cara yang terstruktur untuk menulis dan mengaturnya.

Posting ini akan membahas tentang cara praktis dan sederhana yang dapat membantu anda menulis file CSS dengan baik dan benar, agar lebih terstruktur dan mudah di pelajari oleh developer lainnya.

1. Urutkan Properti CSS Berdasarkan Abjad

Ketika anda mulai menambahkan properti baru untuk sebuah elemen CSS, mungkin anda tidak pernah memperhatikan urutan yang anda gunakan. Agar lebih baik lagi, gunakan urutan abjad yang terstruktur agar mudah di kembangkan lagi. Lihat contoh di bawah ini:

#wrapper {
border: 1px solid #333;
color: #000;
height: 200px;
padding: 10px;
width: 650px;
}

Dalam beberapa kasus suatu komponen css yang terdapat lebih dari 10 properti, cara ini merupakan trik jitu ketika anda bolak-balik mengedit komponen tersebut.

2. Indent Anak Element Dibawahnya

Elemen id merupakan elemen utama (pada contoh ini #wrapper). Ini merupakan cara terbaik untuk menyorot dependensi antar bagian kode dengan indent yang lebih dalam.

#wrapper {
width: 960px;
}
#wrapper ul {
float: left;
}
#wrapper ul li {
display: block;
}

3. Gunakan Komentar Untuk Memisahkan Komponen Atau Bagian yang Besar

Baris komentar benar-benar berguna ketika memperbaiki kode. Komentar sangat mudah dibaca jika digunakan dengan kriteria tertentu (dan tidak disalahgunakan), dapat membantu anda memisahkan bagian-bagian dari kode CSS yang terkait dengan struktur dokumen HTML, atau bagian-bagian besar seperti header, sidebar, footer. Berikut contohnya:

/*-------------------
HEADER
------------------- */
#header{width:650px;}
#header a:link,
#header a:visited{
color:#0033CC;
}

/*-------------------
NAVIGATION BAR
------------------- */
#nav{width:650px;}
#nav ul li{
float:left;
padding:0 10px;
}

4. Gunakan Spasi Diantara Properti Dan Nilai Yang Tunggal

Cara ini lumayan efektif untuk mengatur kerapihan penulisan, agar mudah dimengerti. Tapi terkadang cara ini sering dilupakan dalam beberapa element saja, dan jarang digunakan dikarenakan keterbatasan waktu untuk mengeditnya.

#main{
width: 650px;
}
#main h1{
color:          #000;
font-size:      22px;
font-weight:    bold;
}
#main p{
color:          #000;
font-size:      12px;
padding:        10px;
}

5. Kelompokkan Elemen Yang Mempunyai Properti Yang Sama

Jika Anda memiliki sekelompok elemen dengan properti dan nilai yang sama, anda dapat mengelompokan mereka dalam properti yang bernilai sama, dan memisahkan properti yang bernilai bedanya. Sebagai contoh lihat kode di bawah ini:

.icon-facebook {
background:url(facebook.gif);
padding-left:  26px;
margin-right:  20px;
width:        100px;
}
.icon-twitter {
background:url(twitter.gif);
padding-left:  26px;
margin-right:  20px;
width:        100px;
}
.icon-delicious {
background:url(delicious.gif);
padding-left:  26px;
margin-right:  20px;
width:        100px;
}

Anda dapat mengimprovisasinya menjadi seperti ini:

.icon-facebook,
.icon-twitter,
.icon-delicious {
padding-left:  26px;
margin-right:  20px;
width:        100px;
}
.icon-facebook{background:url(facebook.gif);}
.icon-twitter{background:url(twitter.gif);}
.icon-delicious{background:url(delicious.gif);}

Kesimpulan

Bila situs anda siap untuk go public, saya sarankan anda untuk membuat dan mempublikasikan file css anda dengan menggunakan versi yang lebih ringan, dengan menggunakan CSS kompresor (seperti http://www.csscompressor.com/ atau http://www.cssoptimiser.com/) Yang memungkinkan anda mengurangi load website agar tidak berat ketika membaca file css.

Jika anda memiliki beberapa pertanyaan atau kendala lainnya dalam membuat file css, silahkan komentar di bawah ini!

11 Komentar

  • sip! thank’s ya :)

    muhammad fatahuri pada 13 Mei 2010, 3:00 PM
  • sama-sama, makasih juga udah berkunjung.
    pedahal ini blog belum beres 100%, blum mau go public.
    :D

    fauzievolute pada 13 Juni 2010, 1:55 PM
  • ea sok blogna bresken heula….
    engke jadi go publik…….
    jadi anu ningalina ngenahen……..

    tendi hardiansyah pada 13 Juni 2010, 4:14 PM
  • apanan enggus go public ieu teh ikh :P

    fauzievolute pada 13 Juni 2010, 4:21 PM
  • The awesome Web!!

    irsyad pada 28 Agustus 2010, 7:04 AM
  • siiiip sakieu ge lah . . . .
    abi nuju belajar di pascal keneh a . . .

    sukses . . . .
    I like this website

    Fauzi (aji) pada 4 Februari 2011, 7:40 PM
  • mantab ni blog nya ada tutorialnya…

    KVM Switch pada 21 Februari 2011, 2:32 PM
  • mantab nih tutorialnya, ijin copas buat belajar. Thanks b4
    :D

    dhesam pada 1 Maret 2011, 8:13 AM
  • Urutan prioritas pada CSS ada nggak ya mas?
    Kadang saya buat !important biar jadi prioritas utama.

    Angga Lingga pada 26 Mei 2011, 1:48 AM
  • wah manteb ni gan…oya mau tanyak? klo css di compres urutan pa lansung auto ya gan ?

    kimzigr pada 18 Juni 2011, 9:48 AM
  • lur,izin bookmarks nya.aby ge hyong janten master :D
    SUKSE NYA ! ! ! ! !

    gumz pada 27 Juni 2011, 2:49 PM

Masukkan Komentar